Saatnya Generasi Milenial Berinvestasi


Saatnya Generasi Milenial Berinvestasi
Sulis Azizahroh Mahmudah

Tingkat perekonomian di Indonsia bertumbuh dengan pesat sejalan dengan tingginya tingkat konsumsi masyarakat diberbagai kalangan. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 terbilang positif. Konsumsi rumah tangga 2018 tumbuh 5,05% berkontribusi sampai 55,74% atas PDB dan investasi yang naik 6,67% dengan kontribusi 32,29 terhadap PDB. Laju investasi yang lebih besar diharapkan dapat memutar lebih kencang ekonomi. Juga adanya pasar modal berdampak pada laju perekonomian negara Indonesia karena bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, wahana investasi bagi para investor, juga sebagai sumber pembiayaan bagi perusahaan domestik yang telah IPO (Initial Public Offering). Investasi bukanlah hal yang asing bagi semua orang. Investasi merupakan kegiatan menanamkan modal pada suatu perusahaan dalam jangka panjang dengan tujuan untuk mendapatkan cuan dikemudian hari.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatatkan, generasi milenial berusia 21-30 tahun mendominasi investor ritel di pasar modal Indonesia. Persentase investor muda di penghujung tahun 2018 mencapai 39,72% dari total investor pasar modal yang berjumlah 1,6 juta investor atau sekitar 635.000 investor. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu yaitu persentase investor milenial mencapai 26,2% dari total investor pasar modal yang berjumlah 1,1 juta atau sekitar 288.000 investor. Selama ini, generasi milenial kerap mendapat stigma negatif karena perilakunya yang terlewat konsumtif sehingga tidak bisa mengelola keuangannya dengan baik. Namun, jika melihat data jumlah investor yang tercatat, stigma tersebut tidak sepenuhnya benar. Banyak generasi milenial yang sadar akan pentingnya berinvestasi.
Menabung dan berinvestasi idealnya dilakukan sedini mungkin. Tujuannya agar generasi milenial dapat mewujudkan keinginannya dimasa mendatang dan juga bisa menikmati masa tua tanpa harus khawatir karena sudah tidak produktif lagi. Menabung dan berinvestasi sejak dini juga membantu menjaga finansial agar berkembang di masa depan dan tidak tergerus oleh inflasi.
Kemudahan Teknologi
            Perkembangan teknologi yang sangat pesat juga menguntungkan bagi semua masyarakat. Salah satunya yaitu perkembangan teknologi  di pasar modal yang semakin maju memudahkan generasi milenial melakukan investasi. Sebelum teknologi berkembang dengan pesat, jual beli atau investasi saham masih dilakukan dengan cara yang tradisional, yaitu menggunakan lembaran kertas yang dilakukan di trading floor. Pada era 1995  investor harus melakukan proses transaksi secara manual. Pada saat itu, proses lelang saham dilakukan melalui media papan besar. Sementara komunikasi antar broker dilakukan dengan handytalk (HT). Investor yang ingin melakukan jual beli dari jauh harus menelepon broker dan harus mengantre untuk mendapatkan line broker yang tentu sangat sibuk, atas perintah investor broker melakukan eksekusi di lantai bursa. Sekarang, sudah tersedia aplikasi online trading yang bisa diinstal dismartphone sehingga investor dapat menjual dan membeli saham lewat smartphonenya tanpa mengenal tempat. Jadi jangan khawatir, ketika para investor melakukan perjalanan atau sekedar berlibur di luar negeripun tetap bisa bertransaksi melalui aplikasi online trading.
Cara memulai berinvestasipun sangat mudah. Jika generasi milenial berminat berinvestasi di salah satu instrumen pasar modal contohnya saham. Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuka rekening saham di perusahaan sekuritas. Ada sekitar 108 perusahaan sekuritas yang terdaftar di BEI maupun OJK. Ibarat Bank, jika kita ingin menabung uang kita di bank kita harus membuka rekening tabungan di salah satu bank. Kita bisa memilih bank manapun saat akan menabung. Sama halnya dengan perusahaan sekuritas. Sebelum kita membeli, menjual dan menabung saham, kita harus membuka rekening saham di salah satu perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar.
Bagi generasi milenial yang belum memiliki rekening saham tidak perlu khawatir untuk membayar mahal saat pembukaan rekening saham. Karena beberapa sekuritas hanya mematok Rp.100.000 untuk pembukaan awal. Contohnya IndoPremier Sekuritas. Jika kalian membuka rekening saham di IndoPremier Sekuritas, kalian cukup membayar Rp. 100.000 yang nantinya Rp. 100.000 tersebut akan langsung masuk ke rekening saham saat sudah bisa digunakan. Setelah membuka rekening saham di perusahaan sekuritas sisihkan dana dari penghasilan yang diperoleh secara berkala. Kemudian pilih saham yang akan dibeli atau ditabung. Membeli saham secara rutin menggunakan dana yang telah disisihkan secara berkala.
            Memilih saham untuk dibeli atau ditabung tentu tidak mudah dan tidak boleh sembarangan. Karena harga saham yang sangat berfluktuatif dan terpengaruh oleh berbagai faktor, mengetahui keadaan perusahaan yang sahamnya akan dibeli adalah hal yang sangat vital. Oleh karena itu, pentingnya mempelajari strategi investasi saham dan perdalam pengetahuan tentang bagaimana memilih saham yang prospektif di masa mendatang menjadi hal yang mendasar. Seiring dengan bertambah maju era digital, saat ini kita dapat mengecek pergerakan harga saham dengan real time melalui aplikasi online trading yang diberikan oleh sekuritas saat kita pertama kali membuka rekening saham. Selain itu, banyak sekali aplikasi yang bisa diunduh secara gratis melalui smartphone untuk menunjang analisis para investor saat akan membeli, menjual ataupun menabung saham. Salah satunya adalah aplikasi RTI Business. Banyak sekali kelebihan dari aplikasi ini, beberapa diantaranya adalah menyajikan data yang lengkap dari data fundamental dasar hingga profit perusahaan serta pemiliknya.
            Sebagai generasi milenial, tidak perlu khawatir karena belum memiliki pengetahuan di pasar modal, karena banyak sekali situs-situs yang membahas mengenai tips dan trik menjadi investor pemula. Selain itu, banyak sekali aplikasi ataupun modul yang dapat diunduh secara gratis melalui smartphone guna menunjang pembelajaran bagi investor pemula. Tidak hanya itu, banyak investor senior yang sudah belasan tahun menjadi warga pasar modal melakukan sharing secara gratis di chanel youtube mereka. Bagi para milenial, tentu sangat mudah mencari informasi-informasi tersebut. Apalagi, banyak pelatihan yang diadakan baik oleh sekuritas maupun IDX dan OJK baik pelatihan yang gratis maupun pelatihan berbayar mengenai analisis saham. Baik analisis fundamental, yaitu untuk mengetahui laporan keuangan perusahaan serta prospek perusahaan yang sahamnya akan kita beli di masa mendatang. Dan juga analisis teknikal, yaitu untuk mengetahui trend suatu harga saham dengan cara menganalisis data pasar yang telah lampau.

Keuntungan Investasi di masa mendatang
            Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, salah satu faktor pendorongnya adalah investasi. Investasi merupakan salah satu kegiatan menanam modal dalam jangka waktu lama dengan harapan dapat memperoleh keuntungan dimasa depan. Selain itu, investasi merupakan langkah awal untuk membangun perekonomian. Maka dari itu, jika kalian sudah mulai berinvestasi berarti kalian sudah berpartisipasi dalam membantu pertumbuhan ekonomi indonesia.
            Investasi jangka panjang juga dapat meningkatkan nilai aset serta kekayaan dimasa mendatang. Kekayaan yang diinvestasikan bisa mendatangkan cuan yang dapat mengisi pundi-pundi rekening semakin banyak. Dari cuan inilah bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang. selain itu, investasi merupakan salah satu cara untuk terhindar dari tingginya tingkat inflasi yang mungkin terjadi. Dengan berinvestasi kita dapat memulai merencanakan masa depan agar terjamin. Mulai dari mempersiapkan kebutuhan pokok, biaya pendidikan dan menjamin keluarga dari segi finansial. Maka berinvestasi sejak dini merupakan cara untuk membantu mempersiapkan masa tua yang lebih cerah. cuan yang didapatkan oleh investor sejak berusia 20 tahun tentunya akan berbeda dengan cuan yang didapatkan oleh investor yang memulai saat berusia 30 tahun. Investasi yang direncanakan dan dimulai sejak dini tentunya akan membantu mencukupi kebutuhan dikemudian hari.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Tips Cerdas Bagi Para Mahasiswa Dalam Mengelola Keuangan